KEYNES EKONOM GAY (MENJIJIKKAN)

KEYNES EKONOM GAY

Oleh : Hidayatullah Muttaqin

View Full Size ImageSiapa yang tidak kenal dengan Keynes? Atau lebih lengkapnya John Maynard Keynes. Semua mahasiswa fakultas ekonomi khususnya yang telah mengambil mata kuliah ekonomi makro pasti pernah mendengar nama kesohor ini.

Kini nama Keynes melambung kembali setelah sekitar 40 tahun-an namanya tergilas liberalisme Adam Smith ala Neoliberal. Melalui serangkain stimulus-stimulus ekonomi yang dilakukan oleh banyak negara, khususnya Amerika Serikat, kini pandangan ekonomi Keynes yang dikenal dengan istilah Big Government telah kembali. Baca entri selengkapnya »

Hukum MLM Dalam Pandangan Islam

multi_width_marketing Multilevel marketing – secara harfiah adalah pemasaran yang dilakukan melalui banyak level atau tingkatan, yang biasanya dikenal dengan istilah up line (tingkat atas) dan down line (tingkat bawah). Up line dan down line umumnya mencerminkan hubungan pada dua level yang berbeda atas dan bawah, maka seseorang disebut up line jika mempunyai down line, baik satu maupun lebih. Bisnis yang menggunakan multilevel marketing ini memang digerakkan dengan jaringan, yang terdiri dari up line dan down line. Meski masing-masing perusahaan dan pebisnisnya menyebut dengan istilah yang berbeda-beda. Demikian juga dengan bentuk jaringannya, antara satu perusahaan dengan yang lain, mempunyai aturan dan mekanisme yang berbeda; ada yang vertikal, dan horisontal. Misalnya, Gold Quest dari satu orang disebut TCO (tracking centre owner), untuk mendapatkan bonus dari perusahaan, dia harus mempunyai jaringan; 5 orang di sebelah kanan, dan 5 orang di sebelah kiri, sehingga baru disebut satu level. Kemudian disambung dengan level-level berikutnya hingga sampai pada titik level tertentu ke bawah yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Masing-masing level tersebut kemudian mendapatkan bonus (komisi) sesuai dengan ketentuan yang dibuat oleh perusahaan yang bersangkutan. Meski perusahaan ini tidak menyebut dengan istilah multilevel marketing, namun diakui atau tidak, sejatinya praktek yang digunakan adalah praktek multilevel marketing. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Artikel, Ekonomi. 1 Komentar »

Patent Benih Bertentangan Dengan Syariah Dan Menghambat Kemajuan Pertanian


Benih, meski berukuran kecil, memiliki posisi vital dalam usaha pertanian. Dalam sebutir benih, terkandung potensi yang mempengaruhi produksi dalam usaha pertanian. Sebaik apapun lingkungan tumbuh tanaman, dari segi iklim maupun ketersediaan haranya, jika kualitas benih yang ditanam rendah, maka hasil yang didapat juga akan rendah.

Dalam hal produktivitas pertanian, khususnya tanaman pangan dan hortikultura, Indonesia masih jauh tertinggal dengan Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Salah satu penyebabnya adalah kualitas benih yang digunakan. Karakter petani kita, masih banyak yang belum menggunakan benih unggul. Mereka umumnya terbiasa menggunakan benih dari hasil panennya sendiri. Jika kebiasaan ini dipertahankan, akan berpengaruh pada penurunan potensi genetik dari benih itu sendiri. Akibatnya produksi pertaniannya akan semakin merosot. Sebagai contoh untuk padi, menurut Achmad Suryana, Kepala Bandan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Departemen Pertanian, saat ini petani yang menggunakan benih unggul bersertifikat baru sebanyak 35%. Sisanya masih menggunakan benih yang diperoleh dari penanaman sebelumnya. Baca entri selengkapnya »

PEMBIAYAAN PENDIDIKAN DALAM ISLAM

Oleh : KH. M. Shiddiq Al-Jawi

Pendahuluan

Orang miskin dilarang sekolah,” demikian jeritan pilu masyarakat saat ini menanggapi mahalnya biaya pendidikan, khususnya biaya pendidikan tinggi. Betapa tidak, pembiayaan sejumlah PTN yang berformat BHMN (Badan Hukum Milik Negara), tak lagi sepenuhnya ditanggung negara. Maka perguruan tinggi BHMN pun harus mencari biaya sendiri. Pembiayaan pendidikan lalu dibebankan kepada mahasiswa. Sebagai contoh, untuk masuk fakultas kedokteran sebuah PTN melalui “jalur khusus”, ada mahasiswa yang harus membayar Rp 250 juta bahkan Rp 1 miliar (www.wikimu.com). Baca entri selengkapnya »

BAITUL MAL TINJAUAN HISTORIS DAN KONSEP IDEALNYA

oleh : M. Shiddiq Al Jawi

Abstract
Baitul Mal atau Baitul Mal wat Tamwil begitu marak belakangan ini seiring dengan upaya umat untuk kembali berekonomi sesuai syariah dan berkontribusi menanggulangi krisis ekonomi yang melanda Indonesia sejak tahun 1997. Namun Baitul Mal atau BMT ternyata dipahami secara sempit sebagai lembaga ekonomi privat yang mengurusi sebagian aspek ekonomi umat, seperti wadhiah atau mudharabah. Baca entri selengkapnya »

ASAS-ASAS SISTEM EKONOMI ISLAM

Oleh : Muhammad Shiddiq Al-Jawi

Tiga Asas Sistem Ekonomi Islam
Dengan melakukan istiqra` (penelahaan induktif) terhadap hukum-hukum syara’ yang menyangkut masalah ekonomi, akan dapat disimpulkan bahwa Sistem Ekonomi (an-nizham al-iqtishady) dalam Islam mencakup pembahasan yang menjelaskan bagaimana memperoleh harta kekayaan (barang dan jasa), bagaimana mengelola (mengkonsumsi dan mengembangkan) harta tersebut, serta bagaimana mendistribusikan kekayaan yang ada. Baca entri selengkapnya »